Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua KPU Grobogan Agung Sutopo menyampaikan, jumlah petugas AdHoc atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta petugas ketertiban (gastib) atau linmas yang menjalani rapid test ada 26.739 orang.

Terdiri dari 20.797 KPPS dan 5.942 gastib. Dari rapid test tersebut, diketahui ada 401 orang yang hasilnya reaktif.

Selanjutnya, dari 401 orang yang reaktif rapid test ini diminta menjalani swab antigen. Dari hasil swab antigen diketahui ada 391 orang yang nonreaktif dan sepuluh orang lainnya hasilnya positif. Untuk 391 orang yang hasil swab antigennya nonreaktif bisa tetap bertugas.

“Sedangkan sepuluh petugas yang hasilnya positif ini selanjutnya diminta menjalani isolasi mandiri. Dengan kondisi ini masih sangat aman, artinya tidak akan mengganggu pelaksanaan Pilkada,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam Pilkada nanti, pihaknya menyediakan 2.971 tempat pemungutan suara (TPS). Pada setiap TPS ada tujuh orang KPPS dan dua orang gastib. Dengan demikian, jika ada yang berhalangan maka tugasnya bisa digantikan oleh petugas lainnya.
Dijelaskan, dalam Pilkada nanti, pihaknya menyediakan 2.971 tempat pemungutan suara (TPS). Pada setiap TPS ada tujuh orang KPPS dan dua orang gastib. Dengan demikian, jika ada yang berhalangan maka tugasnya bisa digantikan oleh petugas lainnya.Ditambahkan, pelaksaanaan rapid test dilangsungkan selama dua hari. Yakni, tanggal 20-21 November 2020 lalu yang dilaksanakan di balai desa masing-masing.Bagi yang belum ikut atau terlewat, masih bisa melakukan rapid test pada tanggal 23 November 2020. Pelaksanaan rapid test dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Grobogan. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler