Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jembatan tersebut membentang di atas Sungai Jajar Baru. Jembatan tersebut panjangnya sekitar 15 meter dan lebar 3 meter.

Camat Godong Bambang Hariyono mengatakan, hanyutnya jembatan terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Sebelum kejadian, debit sungai mengalami kenaikan yang cukup cepat akibat guyuran hujan selama beberapa jam sebelumnya.

“Debit sungai sangat tinggi akibat hujan deras dalam waktu lama. Kemudian, ada tambahan air dari kawasan hulu di wilayah Kecamatan Karangrayung yang juga turun hujan deras,” katanya.

Dijelaskan, jembatan yang berada di sebelah timur balai desa tersebut merupakan akses dari Desa Anggaswangi menuju Desa Guci. Akibat hanyutnya jembatan ini, aktivitas warga setempat menjadi terganggu.
Dijelaskan, jembatan yang berada di sebelah timur balai desa tersebut merupakan akses dari Desa Anggaswangi menuju Desa Guci. Akibat hanyutnya jembatan ini, aktivitas warga setempat menjadi terganggu.“Tidak ada korban dalam musibah ini. Kejadian ini sudah kita laporkan pada bupati dan instansi terkait,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler