Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran tersebut. Meski demikian, tafsir kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Panunggalan Iptu I Ketut Sudiartha mengungkapkan, bangunan yang terbakar berbentuk paris dengan panjang 16 meter, lebar 9 meter dan terbagi menjadi dua ruangan.

Dalam ruangan tersebut terdapat printer dua unit, komputer satu unit , kipas angin lima unit, meja kursi, meja komputer, dispenser dua unit, sound dua unit, almari empat unit, dan TV dua unit.

“Dinding bangunan yang terbakar terbuat dari tembok. Sedangkan untuk reng dan usuk terbuat dari bahan baja ringan, Atas kejadian tersebut nilai kerugian kurang lebih ada Rp 400 juta,” katanya, Jumat (25/12/2020).

Dijelaskan, kebakaran tersebut kali pertama diketahui oleh warga sekitar lokasi kejadian. Saat itu, warga melihat ada kobaran api di atap bangunan sekolahan tersebut.

Selanjutnya, puluhan warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, upaya ini tidak bisa berhasil karena kobaran api sudah terlanjur membesar.Kebakaran akhirnya bisa diatasi setelah ada bantuan armada damkar dari pos Wirosari.“Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan, penyebab kebakaran diperkirakan berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler