Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban ditemukan di aliran Sungai Lusi dalam keadaan tersangkut sampah. Lokasi penemuan korban masuk wilayah Dusun Sawit, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari.

Pencarian terhadap warga Dusun Ngracah, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan itu sudah dilakukan sejak Minggu (27/12/2020) siang.

Selain tim dari BPBD Grobogan, pencarian korban juga mendapatkan dukungan dari Basarnas Pos Jepara, Ubaloka, Senkom, MDMC, SAR MTA, Sarda Jateng, TNI, Polri dan relawan lainnya.

”Korban ditemukan kurang lebih 15 kilometer arah barat dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi korban selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga,” kata Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Selasa (29/12/2020) .

Menurutnya, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan itu resmi ditutup. Pihaknya menguucapkan terimakasih atas kerja sama semua pihak sehingga korban bisa ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian itu bermula ketika korban bersama suaminya pergi ke ladang untuk memanen kacang pada Minggu pagi. Ladang mereka ini lokasinya berada di seberang Sungai Lusi.

Baca: Diduga Hanyut di Sungai Lusi, Perempuan di Kalanglundo Grobogan Dicari SAR Gabungan
Baca: Diduga Hanyut di Sungai Lusi, Perempuan di Kalanglundo Grobogan Dicari SAR GabunganSekitar pukul 13.00 WIB, suaminya mengajak korban pulang. Namun, korban memilih pulang dengan cara menyeberangi Sungai Lusi yang pada waktu itu kondisinya tidak begitu dalam.Sementara suami korban pulang naik sepeda motor melalui jalur memutar sambil membawa hasil panen.Di tengah perjalanan pulang, suami korban melihat air sungai mendadak sudah meluap. Kemudian, ia kembali ke ladang untuk mengecek keberadaan istrinya. Namun, saat itu, orangnya sudah tidak terlihat lagi di ladang dan diduga hanyut terseret arus sungai Lusi.Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak berwenang. Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Lusi. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler