Tiga Hari Hanyut di Sungai Lusi, Mayat Perempuan di Grobogan Tersangkut Sampah
Dani Agus
Selasa, 29 Desember 2020 14:49:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Korban ditemukan di aliran Sungai Lusi dalam keadaan tersangkut sampah. Lokasi penemuan korban masuk wilayah Dusun Sawit, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari.
Pencarian terhadap warga Dusun Ngracah, Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan itu sudah dilakukan sejak Minggu (27/12/2020) siang.
Selain tim dari BPBD Grobogan, pencarian korban juga mendapatkan dukungan dari Basarnas Pos Jepara, Ubaloka, Senkom, MDMC, SAR MTA, Sarda Jateng, TNI, Polri dan relawan lainnya.
”Korban ditemukan kurang lebih 15 kilometer arah barat dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi korban selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga,” kata Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Selasa (29/12/2020) .
Menurutnya, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan itu resmi ditutup. Pihaknya menguucapkan terimakasih atas kerja sama semua pihak sehingga korban bisa ditemukan.
Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian itu bermula ketika korban bersama suaminya pergi ke ladang untuk memanen kacang pada Minggu pagi. Ladang mereka ini lokasinya berada di seberang Sungai Lusi.
Baca: Diduga Hanyut di Sungai Lusi, Perempuan di Kalanglundo Grobogan Dicari SAR Gabungan
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



