Tiga Rumah di Tuko Grobogan Terbakar, Satu di Antaranya Ludes
Dani Agus
Sabtu, 16 Januari 2021 15:27:33
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan - Kebakaran menimpa tiga rumah warga Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Sabtu (16/1/2021). Dari tiga rumah yang terkena musibah ini, satu rumah di antaranya ludes terbakar.
Sementara dua rumah lainnya hanya mengalami kerusakan ringan saja. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Satu rumah yang kondisinya rata dengan tanah diketahui milik Sampi (80). Sedangkan dua rumah yang rusak ringan adalah milik Yahmin (76), dan Kasidi (60).
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Untuk tafsir kerugian material keseluruhan sekitar Rp 40 juta,” kata Kapolsek Panunggalan Iptu I Ketut Sudiartha.
Kapolsek menjelaskan, asal mula kebakaran berasal rumah dari bahan kayu milik Sampi berukuran 12 x12 meter. Meski kebakaran sempat diketahui, namun warga kesulitan untuk melakukan pemadaman karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah petugas sedang melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran rumah di Desa Tuko, Grobogan. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan - Kebakaran menimpa tiga rumah warga Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Sabtu (16/1/2021). Dari tiga rumah yang terkena musibah ini, satu rumah di antaranya ludes terbakar.
Sementara dua rumah lainnya hanya mengalami kerusakan ringan saja. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Satu rumah yang kondisinya rata dengan tanah diketahui milik Sampi (80). Sedangkan dua rumah yang rusak ringan adalah milik Yahmin (76), dan Kasidi (60).
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Untuk tafsir kerugian material keseluruhan sekitar Rp 40 juta,” kata Kapolsek Panunggalan Iptu I Ketut Sudiartha.
Kapolsek menjelaskan, asal mula kebakaran berasal rumah dari bahan kayu milik Sampi berukuran 12 x12 meter. Meski kebakaran sempat diketahui, namun warga kesulitan untuk melakukan pemadaman karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah.
Api sempat menjalar pada dua rumah yang ada di sampingnya. Namun, kobaran api pada dua rumah ini akhirnya bisa dipadamkan setelah ada bantuan dua armada damkar dari Pos Wirosari.
Menurutnya, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan dari api kompor yang belum dimatikan.
“Sebelum kebakaran, salah satu anak korban sempat memasak dengan kompor gas dan ditinggal ke depan rumah. Tidak lama kemudian, warga melihat ada asap tebal dan kobaran api dari rumah milik Sampi,” katanya.
Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha