Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_195399" align="alignleft" width="1024"] Ilustrasi. (Pixabay)[/caption]

MURIANEWS, Grobogan - Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Grobogan masih muncul cukup banyak, Rabu (20/1/2021). Perkembangan hari ini, ada 35 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan data hari ini, maka sudah muncul 478 kasus baru positif corona selama Januari 2021. Kasus baru sebanyak ini sudah tersebar merata di 19 kecamatan.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih menjelaskan, perkembangan hari ini, ada 35 kasus baru dan 20 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 hari ini, ada dua orang.

Endang menjelaskan, dari 35 kasus baru tersebut, sebanyak 16 di antaranya berasal dari Kecamatan Purwodadi. Sedangkan kasus sisanya berasal dari Kecamatan Toroh (6), Gabus (2), Wirosari (2), Tawangharjo (2), Klambu (5), Penawangan (1), dan Godong (1).

“Penambahan kasus baru hari ini berasal dari delapan kecamatan. Untuk tujuh kecamatan lainnya nihil kasus baru hari ini,” jelasnya.

Menurut Endang, sebagian kasus baru yang muncul hari ini merupakan klaster keluarga. Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut diwaspadai karena penyebaran kasus Covid-19 ini sudah ada dalam satu keluarga.

Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.
Guna mencegah klaster keluarga ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memperhatikan ventilasi, durasi, dan jarak.”Saat di rumah buka jendala dan pintu agar udara segar bisa bersirkulasi, sediakan kamar tersendiri untuk keluarga yang kerap bekerja keluar rumah dan terpisah dengan yang rentan (lansia dan balita),” cetus Kepala BPBD Grobogan itu.Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 1.897 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 1.418 orang, dan pasien meninggal 130 orang.Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 349 orang.Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler