Sungai Alami Pendangkalan, Puluhan Rumah di Rambat Grobogan Kebanjiran
Dani Agus
Minggu, 24 Januari 2021 20:13:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Puluhan rumah warga Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Grobogan sempat dilanda banjir, Minggu (24/1/2021) sore. Dalam kejadian ini, ada sekitar 25 rumah warga di Dusun Gambiran RT 02, RW 03 yang kemasukan air.
Meski demikian, banjir tersebut hanya berlangsung beberapa jam saja. Menjelang petang, air yang memasuki rumah warga mulai menyusut.
“Kondisi banjir di Desa Rambat saat ini sudah surut. Sudah tidak ada lagi rumah yang tergenang. Ini, kami masih melakukan pendataan di lokasi,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih.
Endang menjelaskan, sebelum banjir datang, wilayah tersebut sempat diguyur hujan deras cukup lama. Kondisi itu mengakibatkan air sungai di wilayah itu meluap hingga menggenangi jalan desa setinggi 50 sentimeter serta pemukiman penduduk.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Musibah banjir sempat melanda Desa Rambat, Kecamatan Geyer akibat luapan air sungai. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Puluhan rumah warga Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Grobogan sempat dilanda banjir, Minggu (24/1/2021) sore. Dalam kejadian ini, ada sekitar 25 rumah warga di Dusun Gambiran RT 02, RW 03 yang kemasukan air.
Meski demikian, banjir tersebut hanya berlangsung beberapa jam saja. Menjelang petang, air yang memasuki rumah warga mulai menyusut.
“Kondisi banjir di Desa Rambat saat ini sudah surut. Sudah tidak ada lagi rumah yang tergenang. Ini, kami masih melakukan pendataan di lokasi,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih.
Endang menjelaskan, sebelum banjir datang, wilayah tersebut sempat diguyur hujan deras cukup lama. Kondisi itu mengakibatkan air sungai di wilayah itu meluap hingga menggenangi jalan desa setinggi 50 sentimeter serta pemukiman penduduk.
“Banjir disebabkan kondisi jembatan desa yang posisinya kurang tinggi serta adanya pendangkalan sungai. Hal ini mengakibatkan air sungai melimpas ke jalan desa maupun rumah warga ketika ada hujan deras dalam waktu lama,” katanya.
Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha