Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) ‘Bima Sakti’ Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Grobogan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi warga setempat yang terdampak pandemi Covid-19, Senin (25/1/2021). Penyerahan bansos dilangsungkan di pelataran komplek makam Ki Ageng Getas Pendowo.

Total ada 100 warga yang menerima bansos dalam bentuk uang tunai tersebut. Namun, dalam penyerahan bansos ini hanya dilakukan secara simbolis kepada beberapa perwakilan penerima saja dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sekadar diketahui, BKM merupakan salah satu bagian dalam program kota tanpa kumuh (Kotaku) dari Kementerian PUPR.

BKM adalah wadah berkumpulnya individu berjiwa relawan, bijak, transparan, akuntabel, amanah dalam mengoordinir penanganan kumuh, dan memiliki empati terhadap masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang ada di wilayahnya.

Koordinator BKM Bima Sakti Kelurahan Kuripan Suyatmo mengungkapkan, para penerima bansos itu benar-benar merupakan warga yang kondisinya sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Para penerima ini sebelumnya sudah didata dan disurvei langsung kondisinya.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan tersebut diambilkan dari alokasi jasa unit pengelola keuangan (UPK) untuk pos dana sosial. Ia berharap, bantuan yang diberikan bisa mengurangi mengurangi beban kesulitan warga yang terdampak pandemi.
Dijelaskan, bantuan yang diberikan tersebut diambilkan dari alokasi jasa unit pengelola keuangan (UPK) untuk pos dana sosial. Ia berharap, bantuan yang diberikan bisa mengurangi mengurangi beban kesulitan warga yang terdampak pandemi.“Nilai bantuannya memang tidak seberapa besar. Meski demikian, kami harapkan bisa sedikit mengurangi beban warga yang sudah cukup lama terdampak pandemi ini,” katanya.Pihaknya juga berharap pemberian bansos seperti ini juga bisa dilakukan pihak lain di lingkungannya masing-masing.Suyatmo mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi ini belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News