Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa tebing longsor terjadi di Dusun Ngulakan, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Sabtu (6/2/2021). Bencana alam yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ini mengakibatkan satu rumah warga rusak cukup parah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua penghuni rumah mengalami luka karena tertimpa bangunan rumah yang runtuh terkena tebing longsor.

Dua korban luka ini statusnya adalah ibu dan anak. Yakni Mundriyah (36), dan Wahyu Setio Rini yang baru berusia sekitar 1,5 tahun.

Kapolsek Grobogan Iptu Parjin mengungkapkan, sekitar pukul 13.00 WIB, Mundriyah sedang menidurkan anaknya di kamar belakang. Kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah belakang rumahnya.

Tidak lama berselang, dinding kamar mandi dan kamar tidur bagian belakang ambrol dan sebagian materialnya menimpa kedua orang itu. Melihat kejadian ini, Mundriyah segera mengendong anaknya dan selanjutnya lari ke luar rumah sambil berteriak minta tolong.

“Akibat terkena runtuhan bangunan yang tertimpa longsor ini, Mundriyah mengalami luka lecet di bagian lutut sebelah kanan. Sedangkan anaknya mengalamu luka lecet di bagian kepala. Keduanya hanya luka ringan saja,” jelasnya.Menurutnya, longsornya tebing di belakang rumah warga itu diduga disebabkan guyuran hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Akibat kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian material sekitar Rp 10 juta.“Terkait kejadian ini, kami mengimbau kepada pemilik rumah agar untuk sementara waktu pindah ke tempat yang aman dulu,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler