[caption id="attachment_201214" align="alignleft" width="880"]

Ilustrasi (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan - Sempat landai tiga hari, kasus baru corona di Grobogan kembali naik. Perkembangan Kamis (11/2/2021) hari ini, ada 12 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Pada hari Senin dan Selasa lalu, hanya ada tiga kasus baru yang muncul dalam sehari. Kemudian, pada hari Rabu (10/2/2021) kemarin, hanya ada penambahan lima kasus baru.
Dengan tambahan data hari ini, maka sudah ada 102 kasus baru positif corona yang muncul sepanjang Februari 2021. Kasus sebanyak ini sudah tersebar merata di 19 kecamatan.
Paling banyak ada di Kecamatan Purwodadi dengan 20 kasus. Sedangkan paling sedikit ada di Kecamatan Brati dan Kedungjati yang masing-masing baru muncul satu kasus di bulan Februari ini.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, perkembangan hari ini, ada 12 kasus baru dan 19 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19. Sedangkan untuk kasus kematian pasien Covid-19 ada dua orang.
Dijelaskan, untuk penambahan 12 kasus baru tersebut berasal dari sebelas kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi, Toroh, Pulokulon, Gabus, Klambu, Brati, Gubug, Penawangan, Tegowanu, dan Ngaringan yang masing-masing ada satu kasus. Kemudian, dari Kecamatan Kradenan ada dua kasus yang muncul.
Dijelaskan, untuk penambahan 12 kasus baru tersebut berasal dari sebelas kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi, Toroh, Pulokulon, Gabus, Klambu, Brati, Gubug, Penawangan, Tegowanu, dan Ngaringan yang masing-masing ada satu kasus. Kemudian, dari Kecamatan Kradenan ada dua kasus yang muncul.“Dari 12 kasus baru ini, satu orang di antaranya sudah meninggal beberapa hari lalu saat dirawat di rumah sakit. Sebelum meninggal, yang bersangkutan sudah sempat menjalai swab test dan hasilnya baru keluar hari ini. Untuk satu kasus kematian lainnya adalah pria usia 56 tahun dari Kecamatan Tanggungharjo yang sudah terkonfirmasi positif sejak beberapa hari lalu,” jelasnya.Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.312 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 1.989 orang, dan pasien meninggal 162 orang.Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 161 orang.Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha
[caption id="attachment_201214" align="alignleft" width="880"]

Ilustrasi (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan - Sempat landai tiga hari, kasus baru corona di Grobogan kembali naik. Perkembangan Kamis (11/2/2021) hari ini, ada 12 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Pada hari Senin dan Selasa lalu, hanya ada tiga kasus baru yang muncul dalam sehari. Kemudian, pada hari Rabu (10/2/2021) kemarin, hanya ada penambahan lima kasus baru.
Dengan tambahan data hari ini, maka sudah ada 102 kasus baru positif corona yang muncul sepanjang Februari 2021. Kasus sebanyak ini sudah tersebar merata di 19 kecamatan.
Paling banyak ada di Kecamatan Purwodadi dengan 20 kasus. Sedangkan paling sedikit ada di Kecamatan Brati dan Kedungjati yang masing-masing baru muncul satu kasus di bulan Februari ini.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, perkembangan hari ini, ada 12 kasus baru dan 19 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19. Sedangkan untuk kasus kematian pasien Covid-19 ada dua orang.
Dijelaskan, untuk penambahan 12 kasus baru tersebut berasal dari sebelas kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi, Toroh, Pulokulon, Gabus, Klambu, Brati, Gubug, Penawangan, Tegowanu, dan Ngaringan yang masing-masing ada satu kasus. Kemudian, dari Kecamatan Kradenan ada dua kasus yang muncul.
“Dari 12 kasus baru ini, satu orang di antaranya sudah meninggal beberapa hari lalu saat dirawat di rumah sakit. Sebelum meninggal, yang bersangkutan sudah sempat menjalai swab test dan hasilnya baru keluar hari ini. Untuk satu kasus kematian lainnya adalah pria usia 56 tahun dari Kecamatan Tanggungharjo yang sudah terkonfirmasi positif sejak beberapa hari lalu,” jelasnya.
Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.312 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 1.989 orang, dan pasien meninggal 162 orang.
Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 161 orang.
Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.
”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.
Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha