MURIANEWS, Grobogan - Berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Grobogan sudah dilakukan. Salah satunya adalah meningkatkan jumlah pemeriksaan
swab test sebanyak mungkin.
Tindakan ini dilakukan karena dengan
swab test maka kondisi seseorang bisa diketahui dengan lebih pasti. Yakni, apakah orang itu positif terpapar Covid-19 atau tidak.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selama pandemi hingga Sabtu (13/2/2021) hari ini,, sudah ada 32.203 orang yang menjalani
swab test. Dari
swab test sebanyak ini, hasilnya ada 2.340 orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
“Dalam pelaksanaan
swab test itu kita upayakan untuk diperbanyak. Semakin banyak yang bisa diswab test malah lebih bagus. Target
swab test sehari itu sekitar 198 orang,” katanya.
Disinggung perkembangan hari ini, Endang menyatakan, ada penambahan 15 kasus baru positif Covid-19 dan 38 orang yang dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 nihil.
“Penambahan kasus baru hari ini naik dua angka dibandingkan hari Jumat kemarin yang ada 13 kasus. Namun, untuk pasien sembuh hari ini ada 38 orang atau jauh lebih banyak dibandingkan kemarin yang hanya ada 14 pasien sembuh,” jelasnya.
Dijelaskan, untuk penambahan 15 kasus baru tersebut berasal dari tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi (5), Toroh (4), Grobogan (1), Godong (2), Gubug (1), Tegowanu (1), dan Tanggungharjo (1). Sedangkan 12 kecamatan lainnya tidak ada penambahan kasus baru pada hari ini.Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.340 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.040 orang, dan pasien meninggal 163 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 137 orang.Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha
[caption id="attachment_199179" align="alignleft" width="1920"]

Pelanggar Protokol Kesehatan di Grobogan diswab. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan - Berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Grobogan sudah dilakukan. Salah satunya adalah meningkatkan jumlah pemeriksaan
swab test sebanyak mungkin.
Tindakan ini dilakukan karena dengan
swab test maka kondisi seseorang bisa diketahui dengan lebih pasti. Yakni, apakah orang itu positif terpapar Covid-19 atau tidak.
Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selama pandemi hingga Sabtu (13/2/2021) hari ini,, sudah ada 32.203 orang yang menjalani
swab test. Dari
swab test sebanyak ini, hasilnya ada 2.340 orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.
“Dalam pelaksanaan
swab test itu kita upayakan untuk diperbanyak. Semakin banyak yang bisa diswab test malah lebih bagus. Target
swab test sehari itu sekitar 198 orang,” katanya.
Disinggung perkembangan hari ini, Endang menyatakan, ada penambahan 15 kasus baru positif Covid-19 dan 38 orang yang dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus kematian pasien positif Covid-19 nihil.
“Penambahan kasus baru hari ini naik dua angka dibandingkan hari Jumat kemarin yang ada 13 kasus. Namun, untuk pasien sembuh hari ini ada 38 orang atau jauh lebih banyak dibandingkan kemarin yang hanya ada 14 pasien sembuh,” jelasnya.
Dijelaskan, untuk penambahan 15 kasus baru tersebut berasal dari tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi (5), Toroh (4), Grobogan (1), Godong (2), Gubug (1), Tegowanu (1), dan Tanggungharjo (1). Sedangkan 12 kecamatan lainnya tidak ada penambahan kasus baru pada hari ini.
Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.340 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.040 orang, dan pasien meninggal 163 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 137 orang.
Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.
”Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19. Saya minta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegas Kepala BPBD Grobogan itu.
Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha