Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Awal bulan Februari 2020 lalu, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan larangan masuk bagi 20 negara, salah satunya adalah Indonesia.

Adanya kebijakan ini berimbas pada tertundanya keberangkatan banyak orang untuk menunaikan ibadah umrah.Termasuk di dalamnya adalah calon jemaah umrah dari Grobogan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Grobogan Abdur Rouf mengatakan, setiap bulan, pihaknya mengeluarkan sekitar 200 rekomendasi bagi warga yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

Dengan adanya larangan masuk ke Arab Saudi maka cukup banyak warga Grobogan yang terpaksa belum bisa berangkat umrah untuk saat ini.

“Kebijakan larangan masuk Arab Saudi untuk 20 negara, termasuk Indonesia itu diberlakukan 3 Februari lalu sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini dilakukan pemerintah setempat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19,” katanya, Sabtu (13/2/2021).
“Kebijakan larangan masuk Arab Saudi untuk 20 negara, termasuk Indonesia itu diberlakukan 3 Februari lalu sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini dilakukan pemerintah setempat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19,” katanya, Sabtu (13/2/2021).Terkait dengan kebijakan itu, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada biro umrah yang ada di Grobogan. Kemudian, kebijakan pemerintah Arab Saudi itu juga disampaikan pada tokoh agama serta masyarakat.“Kami berharap kebijakan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi itu segera berakhir. Dengan demikian, warga yang hendak menunaikan ibadah umrah bisa berangkat ke Tanah Suci,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler