Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Warga Dusun Glinggang, Desa/Kecamatan Geyer, Grobogan, digegerkan dengan kebakaran, Selasa (16/2/2021). Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB itu menimpa sebuah rumah dari bahan kayu jati milik Sunarti (54), warga setempat.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, tafsir kerugian material akibat kebakaran diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.

Informasi yang didapat menyebutkan, rumah yang terbakar merupakan peninggalan dari orang tua korban. Sehari-hari, rumah yang masih lengkap dengan perabotannya tersebut lebih banyak kosong. Soalnya, korban juga sudah memiliki rumah sendiri yang lokasinya tidak jauh dari situ.

Peristiwa kebakaran kali pertama diketahui oleh kakak korban bernama Supatmi. Saat itu, Supatmi yang berada di halaman melihat ada kobaran api di bangunan rumah milik adiknya tersebut.

Rumah yang terbakar ini lokasinya ada di belakang rumahnya. Melihat kejadian ini, ia segera berteriak minta tolong.

Tidak lama kemudian, puluhan warga sudah berdatangan ke lokasi kejadian dan langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Namun, upaya pemadaman ini tidak bisa dilakukan dengan mudah karena kobaran api cepat sekali membesar akibat adanya hembusan angin kencang saat itu.

Amukan api akhirnya bisa dipadamkan menyusul adanya bantuan armada damkar dari Pos Induk Purwodadi. Akibat kejadian itu, rumah dari bahan kayu jati itu rata dengan tanah.
Amukan api akhirnya bisa dipadamkan menyusul adanya bantuan armada damkar dari Pos Induk Purwodadi. Akibat kejadian itu, rumah dari bahan kayu jati itu rata dengan tanah.Kapolsek Geyer AKP Danang Esanto mengungkapkan, rumah yang terbakar berbentuk limasan dengan ukuran 12x12 meter dan terbuat dari kayu jati.Kemudian, di dalam rumah juga terdapat enam buah lemari, tiga buah ranjang yang terbuat dari kayu jati serta televisi.“Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 125 juta. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik,” jelasnya.Terkait peristiwa itu, ia mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran meskipun saat ini musim hujan.Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah, warga diminta. Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler