Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Sebanyak 12 kasus baru positif corona atau Covid-19 muncul di Grobogan hari ini, Kamis (25/2/2021). Jumlah kasus baru yang muncul hari ini, sama dengan sehari sebelumnya yang juga terdapat penambahan 12 kasus.

Dengan tambahan 12 ini maka totalnya sudah ada 309 kasus yang muncul sepanjang bulan Februari ini. Kasus sebanyak ini sudah tersebar merata di 19 kecamatan.

Paling banyak berasal dari Kecamatan Purwodadi dengan 59 kasus dan paling sedikit dari Kecamatan Kedungjati yang baru ada satu kasus di bulan Februari ini.

“Selain itu, perkembangan hari ini, ada 10 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan untuk kematian pasien positif Covid-19 ada dua orang,” ungkap Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang menyatakan, 12 kasus baru yang muncul hari ini berasal dari delapan kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (2), Kradenan (1), Gabus (1), Ngaringan (1), Tawangharjo (3), Grobogan (1), Karangrayung (1), dan Gubug (2).

Sedangkan di sebelas kecamatan lainnya tidak muncul kasus baru pada hari ini.

“Semua kasus baru hari ini menjalani perawatan di rumah sakit. Satu di antaranya dirawat di rumah sakit yang ada di Semarang dan lainnya di rumah sakit yang ada di sini,” katanya.Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan bertambah jadi 2.519 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.201 orang, dan pasien meninggal 179 orang.Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 139 orang.“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler