Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Peristiwa kebakaran menimpa rumah warga Dusun Krajan, Desa Belor, Kecamatan Ngaringan, Grobogan, Rabu (3/3/2021) dini hari. Rumah yang terbakar diketahui milik Mbah Pasiyem (70), warga RT 03, RW 03.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, tafsir kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi rumah saat itu sedang kosong. Malam itu, Mbah Pasiyem sedang tidur di tempat tinggal anaknya yang lokasinya hanya berada di depan rumahnya.

Pada dinihari tadi, Mbah Pasiyem yang terjaga dari tidur mendengar ada suara benda terbakar. Selanjutnya, Mbah Pasiyem keluar rumah anaknya untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Saat membuka pintu, ia melihat kalau rumahnya di bagian depan sudah terbakar. Melihat kejadian itu, ia segera berteriak minta tolong.

Tidak lama kemudian, puluhan warga yang mendengar teriakan itu sudah berdatangan ke lokasi kejadian. Selanjutnya, warga berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Namun, upaya pemadaman tidak mudah dilakukan karena kobaran api cepat sekali membesar dan akhirnya melalap seluruh bangunan rumah.

Amukan si jago merah baru bisa diatasi setelah ada bantuan dua mobil damkar dari Pos Wirosari. Meski demikian, petugas dibantu warga masih butuh waktu hampir dua jam untuk bisa memadamkan api dengan sempurna.Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto mengungkapkan, rumah yang terbakar berbentuk blondoran dengan ukuran 12 x 10 meter dan terbuat dari kayu jati. Akibat kejadian ini, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta.“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik dari ruang depan,” jelasnya.Terkait peristiwa itu, ia mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran meskipun saat ini musim hujan.Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah, warga diminta. Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler