Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Peristiwa kebakaran menimpa dua rumah warga Dusun Mintreng, Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Grobogan, Selasa (16/3/2021). Rumah yang terbakar pada dinihari itu diketahui milik Sanadi (70) dan Nur Rohmat (50), warga RT 02, RW 04.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, kedua korban kebakaran itu sudah tertidur lelap. Selepas tengah malam, keduanya kebetulan sama-sama terbangun dalam waktu bersamaan karena mendengar seperti ada suara letupan kecil.

Kemudian, kedua orang itu keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. Setelah diamati, ternyata ada kobaran api dari atap rumah milik Sanadi. Melihat kejadian ini, kedua orang tersebut segera berteriak minta tolong.

Tidak lama kemudian, warga sekitar sudah berdatangan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Namun, upaya pemadaman tidak berhasil dilakukan karena banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah yang mengakibatkan kobaran api cepat membesar.

Adanya embusan angin kencang saat itu menambah kesulitan warga untuk melakukan pemadaman. Selain melalap rumah Sanadi, kobaran api juga menjalar pada rumah milik Nur Rohmat yang ada di sampingnya.

Amukan api baru bisa teratasi setelah ada dukungan armada damkar dari pos Gubug. Meski demikian, upaya pemadaman baru bisa tuntas menjelang subuh.

Kapolsek Gubug AKP Sutikno mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut, rumah milik kedua orang itu habis terbakar.
Kapolsek Gubug AKP Sutikno mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut, rumah milik kedua orang itu habis terbakar.Untuk rumah milik Sanadi terbuat dari bahan kayu berbentuk kendangan dengan ukuran 10 x 8 meter. Sedangkan rumah Nur Rohmat berukuran 9x7 meter. Akibat kebakaran tersebut, tafsir kerugian sekitar Rp 80 juta.“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik,” jelasnya.Terkait peristiwa itu, ia mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran meskipun saat ini musim hujan. Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah, warga diminta.Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler