Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


[caption id="attachment_231998" align="alignleft" width="880"] Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi korban kecebur sumur. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]

MURIANEWS, GROBOGAN - Seorang warga Dusun Nganjir, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Grobogan, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur, Rabu (4/8/2021). Korban diketahui bernama Kasijan (58).

Sehari sebelumnya, korban meninggalkan rumah dan tak kunjung pulang. Pihak keluarga sudah berupaya mencari namun keberadaan korban tidak berhasil ditemukan.

Dari informasi yang dihimpun MURIANEWS menyebutkan, peristiwa ini diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, ada petani setempat yang bernama Parmo (81), bermaksud mengambil air di sebuah sumur di areal persawahan untuk menyiram tanaman.

Ketika mau mengambil air, Parmo melihat ada sosok orang dalam keadaan tertelungkup di dalam sumur.

Melihat kejadian ini, ia langsung berteriak minta tolong, sehingga mengundang perhatian warga lainnya. Peristiwa itu, selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa setempat dan diteruskan ke pada pihak kepolisian serta BPBD Grobogan.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, setelah menerima laporan, anggota tim SAR segera meluncur ke lokasi.
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, setelah menerima laporan, anggota tim SAR segera meluncur ke lokasi.Sekitar pukul 18.00 WIB, korban berhasil dievakuasi menggunakan alat tripot. Selain tim BPBD, proses evakuasi juga  dibantu PMI, relawan dan warga sekitar.Setelah dievakuasi, korban diperiksa oleh petugas dari Puskesmas Toroh 1 dan Unit Inafis Polres Grobogan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.“Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.Ditambahkan, menurut keterangan pihak keluarga, korban mengalami gangguan jiwa dan meninggalkan rumah sejak Selasa (3/8/2021) kemarin. Dari pihak keluarga sudah berupaya mencari namun tidak ketemu. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler