Garuda Pancasila Raksasa Ini Dibuat Mahasiswa STISS Grobogan dari Bahan Daur Ulang
Dani Agus
Sabtu, 7 Agustus 2021 10:58:56
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Sunniyah Selo (STISS) Grobogan membuat karya yang cukup kreatif dalam memeriahkan HUT ke-76 Republik Indonesia. Mereka membuat replika garuda pancasila dengan ukuran cukup besar.
Kerennya, Garuda Pancasila itu dibuat mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STISS Grobogan menggunkan bahan alam dan daur ulang.
Replika burung garuda dengan lambing Pancasila ini dibuat dengan tinggi dua meter, dan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk membuatnya.
Bahan alam yang digunakan seperti bulu ayam, kerikil, biji-bijian dan cangkang telur. Sementara bahan daur ulang seperti plastik bekas, sendok plastik bekas, tikar bekas dan kardus bekas. Mahasiswa juga menggunakan limbah kain perca.
Sucik Rahayu, dosen pembimbing mengatakan ada beberapa alasan penggunaan bahan alam dan daur ulang dalam pembuatan Pancasila Raksasa ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Mahasiswa STISS Grobogan membuat Garuda Pancasila berukuran besar. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Mahasiswa Sekolah Tinggi Islam Sunniyah Selo (STISS) Grobogan membuat karya yang cukup kreatif dalam memeriahkan HUT ke-76 Republik Indonesia. Mereka membuat replika garuda pancasila dengan ukuran cukup besar.
Kerennya, Garuda Pancasila itu dibuat mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STISS Grobogan menggunkan bahan alam dan daur ulang.
Replika burung garuda dengan lambing Pancasila ini dibuat dengan tinggi dua meter, dan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk membuatnya.
Bahan alam yang digunakan seperti bulu ayam, kerikil, biji-bijian dan cangkang telur. Sementara bahan daur ulang seperti plastik bekas, sendok plastik bekas, tikar bekas dan kardus bekas. Mahasiswa juga menggunakan limbah kain perca.
Sucik Rahayu, dosen pembimbing mengatakan ada beberapa alasan penggunaan bahan alam dan daur ulang dalam pembuatan Pancasila Raksasa ini.
Antara lain bahan mudah didapat, mengurangi sampah, hemat biaya, tetap melestarikan lingkungan dan mengasah kreativitas mahasiswa.
“Pembuatan Pancasila raksasa ini juga merupakan bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila secara nyata oleh mahasiswa. Seperti berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, saling membantu, kerukunan antarmahasiswa, saling bertukar pendapat, dan menerapkan sikap adil secara langsung,” katanya, Sabtu (7/8/2021).
Sementara ketua kegiatan, Isrofi Rohman Nashoha menyebut, meski pandemi mereka tetap berkreativitas untuk menyemarakkan HUT RI. Menurutnya project ini tidak akan berhasil tanpa kerja sama antarmahasiswa.
Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha