Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Setelah tahap seleksi administrasi, pelaksanaan seleksi CPNS bakal dilanjutnya pada tahap seleksi kompetensi dasar (SKD). Dalam pelaksanaan SKD nanti, para peserta disyaratkan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, minimal dosis pertama.

Terkait adanya persyaratan tersebut, para peserta tes CPNS di Grobogan tidak perlu khawatir. Soalnya, Pemkab Grobogan akan memfasilitasi vaksinasi dosis pertama peserta tes SKD CPNS 2021 secara gratis.

Saat proses pendaftaran, ada 5.686 orang yang mengisi formulir CPNS. Dari jumlah ini, ada 5.506 orang di antaranya menyelesaikan pendaftaran atau submit.

Dari jumlah ini, ada 4.936 orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.  Sedangkan 570 orang lainnya dicoret karena berkas yang dilampirkan tidak sesuai persyaratan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan Padma Saputra mengungkapkan, ada rekomendasi dari BPBD, jika peserta tes CPNS di Grobogan minimal sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Hal ini sebagai upaya pencegahan persebaran Covid-19.

Menurut Padma, pihaknya tidak ingin pendaftar yang sudah lolos menjadi peserta SKD gugur sebelum mengikuti tes, karena belum mengikuti vaksinasi. Pasalnya, belum tentu mereka tidak mau divaksin, namun bisa jadi karena belum bisa mendapatkan vaksin.

“Saat ini vaksinasi covid banyak peminatnya, sehingga terkadang ada yang belum bisa mendapatkan,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan memfasilitasi vaksinasi dosis pertama. Pelaksanaan vaksinasi dijadwalkan satu hari pada Senin 30 Agustus 2021.

Sebelum divaksin, peserta dipersilahkan mendaftar dulu secara daring di laman https://bit.ly/Vaksinasi1CPNS.

Guna mengindari kerumunan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di tiga fasilitas pelayanan kesehatan. Yakni, untuk wilayah timur di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari, wilayah barat di Ki Ageng Getas Pendowo Gubug dan di Kantor Dinkes Grobogan untuk wilayah tengah.

“Nanti kita atur jam pelaksanaannya supaya tidak terjadi kerumunan. Jadi, lokasi vaksinasinya menyesuaikan alamat pendaftar. Misalnya dari Kecamatan Wirosari, Ngaringan, Kradenan, nanti bisa vaksin di RSUD Ki Ageng Selo yang ada di Wirosari,” katanya.Lebih lanjut Padma menjelaskan, nantinya kemungkinan ada peserta yang tetap bisa mengikuti tes CPNS meski belum divaksin.Baca: Peserta Tes CPNS di Pati Wajib Ajak Dua Lansia jika Ingin Vaksin, Kenapa?Yakni, mereka yang terkena Covid-19 belum sampai tiga bulan sejak terkonfirmasi positif. Kemudian, ada yang memang tidak boleh divaksin karena alasan kesehatan.“Mereka ini nantinya tetap boleh ikut tes. Tetapi, harus menyertakan surat keterangan dari dokter yang menjelaskan kondisi kesehatannya itu,” tambahnya.Selain vaksinasi dosis pertama, peserta tes CPNS juga diharuskan menjalani rapid test atau swab antigen. Tes usap tersebut dilaksanakan dua hari sebelum pelaksanaan tes CPNS.“Mengenai kapan waktu pelaksanaan tes CPNS kemungkinan dilaksanakan pertengahan September 2021. Nanti tetap ada pemberitahuan lebih lanjut yang kita umumkan melalui Instagram @bkppdgrob,” imbuhnya.  Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler