Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Para pedagang dan warga di sekitar Pasar Gatak, Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, sempat dibikin panik, Rabu (1/9/2021). Ini menyusul adanya kebakaran yang menimpa salah satu kios di dalam pasar tersebut.

Kios yang terbakar tersebut milik Surati (56), warga setempat. Sehari-hari, kios tersebut difungsikan untuk warung makan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu kondisi warung tutup karena pemiliknya baru saja pulang ke rumahnya.

Kebakaran diketahui beberapa pedagang yang masih ada di dalam pasar. Saat itu, warga melihat kobaran api sudah melalap sebagian bangunan warung yang terbuat dari bahan kayu tersebut.

Melihat kejadian ini, para pedagang dibantu warga langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Terbatasnya air mengakibatkan upaya pemadaman tidak bisa maksimal. Amukan api akhirnya bisa dijinakkan setelah ada dukungan dua armada damkar dari Pos Induk Purwodadi.

Kapolsek Panunggalan AKP I Ketut Sudiartha mengungkapkan, akibat kebakaran ini, warung makan berukuran 3x4 meter itu hangus terbakar. Adapun kerugian material diperkirakan sekitar Rp 15 juta.
Kapolsek Panunggalan AKP I Ketut Sudiartha mengungkapkan, akibat kebakaran ini, warung makan berukuran 3x4 meter itu hangus terbakar. Adapun kerugian material diperkirakan sekitar Rp 15 juta.“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tadi,” katanya.Dijelaskan, penyebab kebakaran diduga disebabkan pemilik warung lupa mematikan kompor. Di mana, sekitar pukul 11.00 WIB, pemilik warung sempat memasak air dan tidak lama kemudian, langsung ditinggal pulang ke rumah.Terkait peristiwa itu, pihaknya mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran.Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler