Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Grobogan menggelar Festival Literasi dan Lomba Seni yang dilangsungkan mulai tanggal 7 hingga 9 September 2021. Festival di tengah pandemi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto, Selasa (7/9/2021).

Kepala Dinarpusda Grobogan Supriyanto mengungkapkan, festival diikuti perwakilan pelajar SD, madrasah, SMP dan SLB. Disamping itu, festival juga diikuti kepala perpustakaan dan petugas pengelola perpustakaan sekolah se-Kabupaten Grobogan.

“Festival ini digelar dengan menerapkan prokes yang sangat ketat. Untuk mencegah terjadinya kerumunan, peserta festival sudah dijadwalkan berkunjung Dinarpusda secara bergiliran,” katanya.

Festival ini mengusung tema "Membangun Grobogan Semakin Hebat dengan Literasi".  Festival ini digelar dalam rangka menumbuhkembangkan minat membaca, menulis para peserta.

Festival ini sekaligus menjadi wadah berkreasi dan berkarya dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif para peserta.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam festival itu, para peserta tingkat SMP beradu tangkas menulis dan membacakan cerita di depan juri dengan tema membangun budaya membaca di masa pandemi Covid-19 untuk Indonesia pulih.

Selain lomba cerita, panitia juga menggelar lomba menggambar untuk tingkat SD dengan tema pencegahan Covid-19 untuk Indonesia tumbuh.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada tiga perpustakaan sekolah yang telah memperolah nilai akreditasi A. Yakni, Perpus sekolah Lentera Ilmu SMK N I Purwodadi, Perpus sekolah Bina Prestasi SMP N Purwodadi dan Perpus sekolah Geliat Miaca SMK N II Purwodadi.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada tiga perpustakaan sekolah yang telah memperolah nilai akreditasi A. Yakni, Perpus sekolah Lentera Ilmu SMK N I Purwodadi, Perpus sekolah Bina Prestasi SMP N Purwodadi dan Perpus sekolah Geliat Miaca SMK N II Purwodadi.Baca: Guru SD yang Cabuli Siswa Laki-Laki di Wonogiri Ternyata Warga PurwodadiWakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto menegaskan, peran pemerintah diperlukan untuk memastikan pengembangan literasi berjalan dengan baik.Pemerintah telah membuat program-program untuk meningkatkan minat membaca dan menulis seperti perpustakaan keliling, penataan dan pembenahan SDM dan sarana prasarana perpustakaan kabupaten, perpustakaan sekolah.Selain itu, pemberian buku gratis hingga memberikan penyuluhan kepada orang tua tentang pentingnya literasi sejak dini bagi anak-anak juga sudah seringkali dilakukan."Pemerintah juga sudah menggerakkan berbagai kebijakan agar guru, siswa, mahasiswa dan sekolah aktif untuk membuat karya tulis. Menggelar pelatihan menulis artikel, bercerita dan menggambar," katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler