Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Musibah kebakaran untuk kesekian kalinya kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan. Kebakaran terbaru menimpa rumah Suwaji (50), warga Dusun Tahunan, Desa Ngaraparap, Kecamatan Ngaringan, Rabu (8/9/2021).

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Meski demikian, bangunan rumah  yang terbuat dari bahan kayu beserta barang berharga di dalamnya hangus di lalap si jago merah.

Informasi yang dihimpun MURIANEWS menyebutkan, sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa warga yang ada di sawah sempat melihat ada kepulan asap tebal dari perkampungan. Setelah dicek, ternyata rumah Mbah Suwaji di bagian belakang sudah terbakar.

Warga langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, upaya pemadaman tidak membuahkan hasil, karena kobaran api cepat sekali membesar.

Meski demikian, di tengah upaya pemadaman, warga masih sempat menyelamatkan dua ekor sapi yang ada di kandang.

Untuk menjinakkan api, warga meminta bantuan pemadaman ke Pos Damkar Wirosari. Setelah ada dukungan petugas damkar, kobaran api akhirnya bisa dikendalikan.

Kapolsek Ngaringan Iptu Siswanto mengungkapkan, akibat kebakaran ini, sebagian besar bangunan rumah hangus terbakar beserta barang berharga dan surat-surat penting. Adapun kerugian material diperkirakan sekitar Rp 60 juta.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tadi,” katanya.Dijelaskan, penyebab kebakaran diduga disebabkan istri pemilik rumah yang lupa mematikan kompor. Di mana, sekitar pukul 07.45 WIB, yang bersangkutan sempat memasak air dan tidak lama kemudian ditinggal pergi ke sawah.Baca: Lapas Kelas I Tangerang Terbakar, 41 Orang TewasTerkait peristiwa itu, pihaknya mengimbau kepada warga agar waspada terhadap bahaya kebakaran. Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah.Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler