Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan - Kebakaran menimpa sebuah kandang ternak ayam pedaging di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Rabu (22/10/2020).
Kandang ayam tersebut diketahui milik Suparno (59), warga setempat. Saat kejadian, di dalam kandang berukuran 8x70 meter itu berisi puluhan ribu ekor ayam.
Beruntung, kebakaran yang berlangsung saat subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB itu tidak sampai menimbulkan korban manusia, baik jiwa maupun luka-luka.
Meski demikian, bangunan dan puluhan ribu ekor ayam yang ada di dalam kandang hangus dilalap si jago merah.
“Dalam kandang ada sekitar 20 ribu ekor ayam umur satu minggu. Tafsir kerugian material diperkirakan sekitar Rp 500 juta,” kata Camat Tegowanu Yunus Suryawan.
Menurutnya, kebakaran itu kali pertama diketahui oleh Mahmud (37) dan Tansini (40), dua penjaga kandang ayam yang saat itu sedang bekerja. Saat itu, keduanya melihat ada percikan api pada alat penghangat kandang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas damkar sedang melakukan pemadaman kebakaran yang menimpa kandang ayam. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan - Kebakaran menimpa sebuah kandang ternak ayam pedaging di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Rabu (22/10/2020).
Kandang ayam tersebut diketahui milik Suparno (59), warga setempat. Saat kejadian, di dalam kandang berukuran 8x70 meter itu berisi puluhan ribu ekor ayam.
Beruntung, kebakaran yang berlangsung saat subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB itu tidak sampai menimbulkan korban manusia, baik jiwa maupun luka-luka.
Meski demikian, bangunan dan puluhan ribu ekor ayam yang ada di dalam kandang hangus dilalap si jago merah.
“Dalam kandang ada sekitar 20 ribu ekor ayam umur satu minggu. Tafsir kerugian material diperkirakan sekitar Rp 500 juta,” kata Camat Tegowanu Yunus Suryawan.
Menurutnya, kebakaran itu kali pertama diketahui oleh Mahmud (37) dan Tansini (40), dua penjaga kandang ayam yang saat itu sedang bekerja. Saat itu, keduanya melihat ada percikan api pada alat penghangat kandang.
“Dalam waktu singkat, api sudah membesar dan membakar bangunan kandang. Kedua penjaga itu berteriak minta tolong warga," ungkapnya.
Baca: