Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan Pembangunan (Rakor POP) triwulan III tahun 2021 digelar Pemkab Grobogan, Senin (27/9/2021). Rakor yang dilangsungkan di Gedung Riptaloka, setda setempat dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Dalam rakor itu terungkap jika besarnya anggaran tahun 2021 untuk belanja daerah mencapai Rp 2,5 triliun lebih. Dana sebesar ini digunakan untuk membiayai 578 kegiatan atau pekerjaan yang tersebar di 49 OPD.

Berdasarkan data yang direkap hingga akhir Agustus, realisasi fisik baru mencapai 66,38 persen. Padahal target yang ditentukan sebesar 73,92 persen. Sedangkan realisasi keuangan baru 55,71 persen dari target sebesar 61,97 persen.

”Kami minta terutama untuk OPD yang capaian kinerjanya masih rendah agar bekerja lebih keras melaksanakan program dan kegiatan yang belum tercapai. Sebab, waktu pelaksanaan APBD tahun anggaran 202i tinggal beberapa bulan lagi,” kata Sri Sumarni.

Sementara itu, Sekretaris Grobogan Moh Sumarsono meminta agar proyek fisik pada tahun anggaran 2021 ini harus bisa diselesaikan seluruhnya. Artinya, jangan sampai ada pekerjaan yang tidak selesai tergarap maupun gagal lelang seperti beberapa tahun lalu.
Sementara itu, Sekretaris Grobogan Moh Sumarsono meminta agar proyek fisik pada tahun anggaran 2021 ini harus bisa diselesaikan seluruhnya. Artinya, jangan sampai ada pekerjaan yang tidak selesai tergarap maupun gagal lelang seperti beberapa tahun lalu.Menurutnya, kalau sampai ada proyek yang sampai gagal dilaksanakan tentu sangat disayangkan. Sebab, anggarannya sudah disiapkan dan hasil proyek itu juga sudah dinantikan masyarakat.“Saya minta semua pekerjaan yang sudah direncanakan pada tahun ini bisa terlaksana 100 persen. Saya minta kepada semua kepala OPD agar selalu memantau program kerja yang sudah direncanakan sehingga bisa selesai sesuai target. Kemudian, semua kendala yang muncul agar selalu diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler