Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan menggelar operasi pasar khusus komoditas minyak goreng, Kamis (30/12/2021). Pelaksanaan operasi pasar dilangsungkan pada tiga titik di kota Purwodadi. Yakni, Pusat Kuliner Jetis dan Simpanglima serta gedung Dalmadi Center.

Dari pantauan di lapangan, operasi pasar itu mendapat respon positif dari masyarakat. Buktinya, begitu petugas datang, masyarakat yang kebetulan ada di sekitar lokasi kegiatan langsung berdatangan untuk membeli minyak goreng tersebut.

Tak ayal dalam waktu sekitar satu jam, minyak goreng yang disediakan langsung ludes terjual.

Dalam pelaksanaan operasi pasar ini, petugas juga menerapkan protokol kesehatan mengingat masih masa pandemi. Petugas meminta masyarakat yang mau membeli minyak goreng untuk mengenakan masker dan menjaga jarak saat dalam antrean.

Baca: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Grobogan Digeber

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Grobogan Indri Agus Velawati mengungkapkan, pelaksanaan operasi pasar dijadwalkan berlangsung hari ini dan Sabtu besok, pada titik yang sama. Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan minyak goreng sebanyak 3.444 liter.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Grobogan Indri Agus Velawati mengungkapkan, pelaksanaan operasi pasar dijadwalkan berlangsung hari ini dan Sabtu besok, pada titik yang sama. Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan minyak goreng sebanyak 3.444 liter.“Minyak goreng ini berasal dari Kementerian Perdagangan,” katanya.Minyak goreng dalam operasi pasar itu dijual dengan harga Rp 14 ribu per liter. Harga ini lebih rendah sekitar Rp 4-5 ribu dari harga pasar saat ini.“Dalam operasi pasar ini, kita membatasi kuota pembelian. Di mana, tiap orang hanya bisa membeli minyak goreng sebanyak dua liter saja karena barangnya terbatas,” pungkasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler