Emak-Emak Tolak PDAM Sedot Air Sendang di Sugihmanik Grobogan
Dani Agus
Kamis, 30 Desember 2021 20:33:37
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
[caption id="attachment_261553" align="alignleft" width="1920"]
Puluhan warga Desa Sugihmanik sedang melakukan aksi dari luar kantor balai desa. (MURIANEWS/Dani Agus)[/caption]MURIANEWS, Grobogan - Puluhan warga Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan yang didominasi emak-emak menggelar aksi di balai desa setempat, Kamis (30/12/2021).
Tuntutannya agar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purwa Tirta menghentikan pengambilan air baku dari mata air Sendangmudal, Desa Sugihmanik.
“Tutup, PDAM tutup saja. Jangan lagi ambil air dari Sendangmudal,” cetus emak-emak dalam aksinya.
Pada saat itu, sedang dilakukan proses mediasi terkait persoalan tersebut. Mediasi dipimpin Asisten Pemerintahan Setda Grobogan Teguh Harjokusumo. Hadir pula dari pihak kecamatan, desa, masyarakat dan PDAM.
Beberapa waktu sebelumnya, emak-emak ini sudah pernah melakukan protes pada pihak PDAM di lokasi sendang.
Mereka meminta agar pengambilan air di sedang itu dihentikan karena pihak PDAM tidak melakukan perawatan sumber air. Kondisi ini mengakibatkan debit air terus mengalami penurunan dan lokasi sekitar sendang kurang terawat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



