Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Terungkapnya kasus ini terjadi ketika berlangsung razia yang dilakukan tim gabungan. Yakni, dari kepolisian, dinas kesehatan serta dinas peternakan dan perikanan yang dilangsungkan di batas kota Purwodadi menuju Solo.


Sekitar pukul 02.00 WIB, mobil pikap bernomor AD 1693 JT yang ditumpangi dua orang itu itu sempat melintasi lokasi razia dari arah Solo menuju Purwodadi. Saat itu, petugas tidak menghentikan kendaraan tersebut. Sebab, mereka tengah memeriksa beberapa kendaraan lainnya yang sudah dihentikan sebelumnya.


Namun, tidak berselang lama, beberapa petugas akhirnya melakukan pengejaran terhadap kendaraan warna hitam tersebut. Hal ini terjadi lantaran ketika kendaraan ini melintas sempat tercium bau menyengat seperti aroma miras.


Akhirnya, kendaraan ini berhasil dihentikan di seberang Pemakaman Umum Keling, Kelurahan Danyang. Sekitar 700 meter dari lokasi digelarnya razia.


Setelah dihentikan, petugas kemudian memeriksa surat kelengkapan kendaraan dan SIM pengemudi. Kemudian, petugas juga meminta agar terpal yang menutupi muatan dibuka.


“Setelah dibuka terpalnya langsung tercium bau menyengat. Muatannya, ternyata miras jenis ciu. Saya mengapresiasi kesigapan anggota sehingga berhasil mengamankan mieras ini,” kata Kaurbinops Sabhara Polres Grobogan Iptu Kusmanto.


Miras yang diangkut itu jumlahnya cukup banyak. Yakni, ada 31 jeriken yang masing-masing berisi 35 liter.

Kalau ditotal, jumlah miras yang dibawa lebih dari 1.000 liter. Rencananya, miras itu akan dikirimkan pada pemesan yang ada di wilayah Godong.

“Barang ini dari Bekonang. Rencana kita kirimkan ke Godong,” kata Agus, sopir kendaraan yang mengangkut ciu tersebut saat ditanya petugas.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler