Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Antara lain, adanya musibah rob di Semarang atau jalur utama pantura. Hal ini menjadikan banyak pengguna kendaraan yang memilih Grobogan sebagai pilihan untuk menghindari macet.

Selain rob, jalur pantura sehari-hari sudah padat, sehingga dikhawatirkan akan lebih padat saat Lebaran. Di samping itu, melintasi jalur Grobogan dinilai lebih pendek dan mempersingkat waktu.

Misalnya, dari arah Semarang menuju Surabaya lebih cepat beberapa jam dibandingkan lewat jalur pantura. ”Saya sudah beberapa bulan ini selalu lewat jalur tengah (Grobogan, Red) dari Semarang menuju Surabaya. Selain lebih cepat juga hemat bahan bakar,” kata Mugiyono, sopir truk yang biasa mengirim barang ke Surabaya.

Selain itu, dipilihnya jalur Grobogan karena sangat strategis dan berada di tengah. Wilayah ini punya banyak akses menuju kabupaten sekitar. Seperti, Semarang, Demak, Solo, Blora, Pati, Kudus, Boyolali, Salatiga, dan Sragen.Faktor sudah makin mulusnya kondisi jalan juga jadi pertimbangan banyak pengguna kendaraan memilih jalur alternatif ini. Makin bagusnya kondisi jalan ini menyusul adanya banyak perbaikan yang dilakukan Pemprov Jateng maupun Pemkab Grobogan dalam beberapa tahun terakhir.Editor: Merie 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler