Ini Upaya Yayasan Mutiara Ilma Nafia Grobogan Agar Guru Bisa Lebih Kreatif
Dani Agus
Senin, 25 Juli 2016 20:15:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hal itulah yang dilakukan oleh Yayasan Mutiara Ilma Nafia Grobogan dengan memberikan pelatihan pada guru, agar lebih kreatif dan menyenangkan ketika melaksanakan tugasnya.Pelatihan yang dikemas dalam In House Training (IHT) bertema “Guru Hebat, Siswa Dahsyat” itu diikuti puluhan guru yang mengajar di sekolah di bawah naungan yayasan yang bertempat di Desa Bugel, Kecamatan Godong tersebut.
Panitia Pelaksana IHT Sunarto menyatakan, kegiatan tersebut merupakan program yang dilakukan secara periodik, terutama para tahun ajaran baru. Program ini dilakukan guna membekali guru dengan berbagai konsep dan implementasi terkait model pembelajaran yang kreatif dan efektif. Tujuannya, agar guru dapat mendidik para siswanya dengan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, atau yang bisa disebut PAIKEM.
“Pelatihan ini kita langsungkan akhir pekan lalu selama dua hari. Setelah dapat pelatihan ini, kita harapkan semua guru bisa membangkitkan semangat dan motivasi siswa mengikuti proses pembelajaran di kelas setiap harinya,” katanya.
Ketua Yayasan Mutiara Ilma Nafia Badiatul Muchlisin Asti menambahkan, untuk menjadi seorang guru yang efektif, seorang guru setidaknya harus memiliki tiga hal. Yakni, memiliki ekspektasi positif terhadap kesuksesan murid-muridnya, kemampuan manajerial kelas yang handal, dan penguasaan materi pelajaran serta bisa mendesain pembelajaran dengan baik.
“Melalui IHT ini, kami berharap muncul guru inspiratif yang dapat mengajar dan mendidik para siswa dengan baik, kreatif dan efektif. Jika ini bisa terwujud maka prestasi siswa akan muncul dengan sendirinya,” imbuhnya.
Editor : Kholistiono



