1 Penambang Galian C di Grobogan Tewas Tertimpa Bongkahan Batu
Dani Agus
Kamis, 11 Agustus 2016 18:39:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Peritiwa tersebut sudah berlangsung Rabu (10/8/2016) lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Pria yang berprofesi sebagai kernet truk itu bermaksud membantu pekerja menaikkan batu ke atas kendaraannya.
Tidak lama berselang, ada beberapa bongkahan batu sebesar helm yang berjatuhan dari atas tebing. Melihat kejadian itu, Sodikin dan beberapa pekerja kemudian berupaya untuk menyelamatkan diri.Namun, nahas bagi Sodikin. Beberapa bongkahan batu itu masih sempat menimpa bagian badannya.
Sejumlah rekannya, kemudian berupaya melarikan korban ke RS PKU Muhammadiyah Gubug untuk mendapatkan perawatan. Tindakan itu dilakukan karena saat diperiksa di lokasi, Sodikin masih hidup tetapi tidak sadarkan diri.
“Jadi korban ini tidak meninggal langsung di lokasi kejadian. Tetapi, meninggalnya setelah sempat dirawat di rumah sakit. Jenazah korban sudah kita serahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” kata Camat Tanggungharjo Joko Mulyono, saat dikonfirmasi wartawan ketika mau mengikuti Rakor Pengendalian Kegiatan Pembangunan di Gedung Riptaloka, Kamis (11/8/2016).
Menurutnya, beberapa tahun lalu, kejadian serupa juga terjadi di lokasi yang sama. Pihak Muspika Tanggungharjo juga sudah berulangkali memperingatkan warga sekitar agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan galian C. “Di sekitar lokasi juga kita pasang papan pengumuman supaya tidak melakukan penambangan. Saya berharap, kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi,” katanya.
Editor : Kholistiono



