Tim Ekspedisi Smansa Purwodadi Gondol 2 Medali pada Event Tapak Rinjani IX
Dani Agus
Sabtu, 20 Agustus 2016 10:58:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tim ekspedisi Smansa ini terdiri tiga putra dan dua putri. Masing-masing, Langgeng Tri Sanjaya, Dani Yusifo Ramadhana, Dyon Novan Prawira, Viliana Nanda Ilahi, dan Tiara Nur Amalia. Kelimanya merupakan siswa kelas XI.
Selama mengikuti event itu, para pelajar dipandu tiga pendamping. Yakni, Aldiva Risa Bagasta, Abdi Qolashoh Bagasta, dan Dono Iswadi selaku pimpinan tim ekspedisi. "Selain dapat dua piala, kita juga dapat penghargaan perorangan. Yakni, peserta termuda untuk Langgeng Tri Sanjaya," kata Kepala SMAN 1 Purwodadi Amin Hidayat, Sabtu (20/8/2016).
Prestasi yang diraih anak didiknya itu dinilai membanggakan. Sebab, Tapak Rinjani merupakan event internasional yang digelar dua tahun sekali dan diikuti banyak peserta dari sejumlah negara. "Salut atas prestasi yang diraih Tim Ekspedisi Tapak Rinjani," ujarnya.
Menurut Amin, pelaksanaan even itu dilangsungkan 14-19 Agustus. Saat ini, tim ekspedisi baru bersiap melakukan perjalanan pulang ke Purwodadi.Perjalanan tim dilakukan lewat darat. Baik saat berangkat maupun pulang.
Hal itu dilakukan karena dalam perjalanan darat menuju dan pulang dari NTB, mereka juga akan melakukan reportase. Khususnya, mengenai kondisi alam yang dilalui sepanjang perjalanan.
Amin menambahkan, mereka yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini sudah melalui tahapan seleksi ketat. Di samping itu, mereka yang berangkat juga harus mendapat persetujuan orang tua. Sebelum berangkat, peserta ini sudah dibekali pelatihan khusus termasuk uji coba pendakian Gunung Merapi.
Editor : Kholistiono



