Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, kali pertama mayat tersebut diketahui oleh Kamsidi, warga setempat. Ceritanya, saat itu, Kamsidi yang sedang menengok sawahnya mencium bau busuk.

Setelah ditelusuri, bau menusuk hidung tersebut berasal dari sosok mayat yang berada di tengah sawah. Selanjutnya, saksi ini mengabarkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak Polsek Penawangan.

Kabar adanya penemuan mayat ini tak ayal memantik perhatian warga. Dalam waktu singkat, ratusan warga sudah berbondong-bondong ke lokasi penemuan mayat tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi segera memasang police line di lokasi.

Mayat yang ditemukan di areal sawah tersebut, kondisinya sudah sangat mengenaskan. Sebab, bagian kepalanya sudah berwujud tengkorak dan sebagian besar bagian tubuh lainnya berupa kerangka. Salah satu bagian tubuh yang masih ada dagingnya adalah tangan kanan.

Saat ditemukan, masih ada pakaian yang melekat pada tubuh mayat tersebut. Yakni, kaos warna biru tua, celana dalam dan celana jeans warga gelap. Namun, kondisi pakaiannya sudah compang-camping. Pada tangan kiri korban, terdapat gelang karet warna oranye yang ada tulisannya Superman Is Dead.Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning ketika dikorfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Pasalnya, pihaknya masih kesulitan untuk mengidentifikasi jenazah. Selain tubuhnya sudah rusak, tidak ada identitas yang ditemukan pada mayat tersebut.“Saya juga belum berani memastikan jenis kelamin mayat tersebut karena masih perlu pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya, kita akan lakukan permintaan otopsi ke RSUD Purwodadi,” katanya.Dalam kesempatan itu, Agusman mengimbau apabila ada warga yang kehilangan anggota keluarga supaya segera lapor pada pihak kepolisian. Sebab, siapa tahu orang yang hilang tersebut adalah sosok mayat yang ditemukan di Desa Wolo tersebut.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler