6 Korban Laka Lantas di Grobogan Dibuatkan Kaki Palsu di Mojokerto
Dani Agus
Kamis, 22 September 2016 21:30:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Saat ini, para penerima bantuan sedang menjalani proses pengukuran kaki palsu di Mojokerto. Selain pengukuran, mereka juga mendapat pelatihan cara menggunakan kaki palsu. Hal ini dilakukan supaya mereka nantinya bisa menggunakan dengan baik jika bantuan kaki palsu sudah diterima.
“Para penerima bantuan kita bawa ke pabrik pembuatan kaki palsu di Mojokerto untuk pengukuran dan pelatihan. Pemberian bantuan kaki palsu ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati HUT Satlantas 22 September,” jelas Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning didampingi Kasat Lantas AKP Nur Cahyo.
Mereka yang mendapatkan bantuan kaki palsu tersebut, tiga di antaranya dari Kecamatan Kradenan. Yakni, Prihatin (38) dan Moh Ali Ahmadi (47), keduanya warga Desa Kuwu, serta Khoniah (16), warga Desa Banjardowo.
Tiga penerima lainnya, Ngatini (56), warga Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi; Priyadi (34) warga Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug dan Ahmad Solikul Hadi (48), warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Tegowanu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



