Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, tanggul tersebut jebol sepanjang 15 meter. Akibatnya, air dari sungai langsung menggenangi areal sawah hingga 1 meter tingginya.

"Sampai saat ini, luberan air dari tanggul jebol baru mengancam lokasi perkampungan. Warga dan petugas terkait sedang berupaya mencegah masuknya air ke perkampungan. Kita perkirakan, ada 70 hektare sawah yang tergenang air. Tanaman yang ada di sawah saat ini berupa palawija," kata Camat Tegowanu Kasan Anwar.

Menurutnya, selain petugas dari berbagai instansi, sejumlah alat berat juga sudah standby di lokasi bencana. Namun, upaya penutupan tanggul jebol memakai alat berat masih belum memungkinkan untuk dilakukan. Sebab, dikhawatirkan alat berat itu malah akan merusak tanggul jika melintas di atasnya."Arus airnya masih deras. Jadi alat beratnya belum diterjunkan meski sudah didatangkan ke sini,"terangnya.
Menurut Anwar, melubernya air Sungai Renggong itu disebabkan hujan deras di daerah hulu yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu menjadikan beberapa ruas tanggul tidak kuat menahan banyaknya debit air."Sebelumnya, kita bersama perangkat desa sudah rutin memonitor kondisi tanggul. Namun lantaran air sungai saat ini deras banget maka sebagian ruas tanggul bisa jebol. Saat ini, kami masih keliling lapangan," katanya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler