Tergerus Air Sungai, Jalur Penghungung Dua Desa di Grobogan Ini Terancam Putus
Dani Agus
Sabtu, 1 Oktober 2016 14:44:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Jika tidak segera ditangani, maka longsoran itu akan memakan ruas jalan. Kalau hal ini terjadi, maka akses menuju dua desa tersebut bakal terganggu.Informasi yang didapat menyebutkan, longsornya tanggul tersebut sudah berlangsung lama. Pada awalnya, titik tanggul yang longsor hanya sedikit.
Namun saat ini, panjang longsoran sekitar 30 meter dengan lebar mencapai 10 meter. Pada titik paling parah, jarak longsoran tanggul dengan jalan hanya berkisar 5 meter saja.
“Sebenarnya, longsornya tanggul itu sudah sempat ditangani secara gotong royong. Namun, perbaikan darurat itu tidak bisa tahan lama karena terkena arus air yang sangat deras,” kata Yatin, warga setempat.
Kepala Desa Cingkrong Jasmi ketika dimintai komentarnya menyatakan, lokasi yang terkena longsoran itu berada di wilayahnya. Tepatnya di Dusun Widuri.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



