Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tindakan ini dilakukan, lantaran air sudah masuk perkampungan penduduk. Bahkan, puluhan rumah sudah ada yang terendam air hingga 1 meter."Benar, ada banjir lagi di Ketanggirejo. Banjir datang sekitar pukul 20.00 WIB. Ini, saya masih di lokasi untuk mengevakuasi warga," kata Camat Tegowanu Kasan Anwar.

Penyebab banjir itu sama seperti dua pekan lalu. Yakni, akibat ada ruas tanggul Sungai Renggong dan Sungai Kliteh yang jebol. Namun pada dua pekan lalu, luapan air tidak sampai masuk perkampungan penduduk. Hanya menggenangi areal sawah dan pekarangan.

"Kali ini, arus airnya lebih deras dibandingkan sebelumnya. Kemungkinan, tanggul yang jebol lebih parah. Saat ini, kita fokus menyelamatkan warga lebih dulu," sambung Kasan.
Menurut Anwar, melubernya air kedua sungai renggong itu disebabkan hujan deras di daerah hulu yang berada di wilayah Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu menjadikan beberapa ruas tanggul tidak kuat menahan banyaknya debit air."Sebelumnya, kita bersama perangkat desa sudah rutin memonitor kondisi tanggul. Namun lantaran air sungai saat ini deras banget, maka sebagian ruas tanggul bisa jebol. Saat ini, kami masih keliling lapangan bersama unsur muspika dan BPBD," katanya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler