Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Sejak kemarin sampai hari ini, ada sekolahan yang tidak bisa digunakan lantaran kena banjir. Untuk itu, semua siswa terpaksa diliburkan dan diminta belajar di rumah,” kata Kabid SMP, SMA, SMK Dinas Pendidikan Grobogan Mus Hadi Purwanto ketika dikonfirmasi wartawan.

Menurutnya, sekolah yang diliburkan itu berasal dari berbagai tingkatan. Mulai SD, SMP dan SMA. Selain di lingkup dinas pendidikan, sekolah di bawah naungan Kemenag juga ada yang diliburkan.

“Jumlah sekolah yang diliburkan karena banjir masih dalam pendataan. Yang pasti, angkanya lebih dari 25 sekolah. Paling banyak di tingkatan SD,” katanya.
Mus Hadi menjelaskan, beberapa sekolah ada yang diliburkan meski gedungnya tidak terkena banjir. Namun, akses masuk menuju ke sekolah tidak bisa dilalalui lantaran jalan menuju ke situ tergenang air.“Untuk masalah diliburkannya sekolah kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kalau memang tidak memungkinkan untuk dilakukan kegiatan belajar mengajar, maka jangan dipaksakan. Hal ini bisa dimaklumi lantaran kejadian bencana alam,” imbuhnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler