Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam pelaksanaan razia sebelumnya, biasanya hanya bisa mendapatkan beberapa orang saja. Bahkan, seringkali tidak ada satu orangpun yang terjaring razia.“Hasil razia hari ini memang di luar perkiraan. Soalnya, kita bisa menjaring 9 orang disitu,” kata Kabid Sosial Dinsosnakertrans Grobogan Kurniawan.

Menurutnya, kali ini, memang sengaja melakukan razia yang beda waktunya dari biasanya. Pelaksanaan kegiatan dimulai menjelang magrib. Biasanya, razia dilakukan malam hingga jelang dini hari.

Setelah terjaring, para perempuan itu selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP Grobogan untuk didata identitasnya. Dari hasil pendataan, dari 9 orang tersebut, ada 2 orang yang berasal dari Grobogan. Sisanya, merupakan warga dari luar kota.
Usai didata dan diberi pengarahan singkat, para perempuan yang terjaring razia selanjutnya dibawa ke Panti Rehabilitasi Sosial Wanita Utama di Solo. Ada empat mobil yang digunakan untuk mengangkut PSK menuju tempat rehabilitasi.Dalam kendaraan, ada petugas yang mengawal. Baik dari Dinsosnakertrans, Satpol PP dan Polres Grobogan.“Mereka kita kirim ke panti rehabilitasi. Mereka nanti akan dapat pembinaan dan pelatihan ketrampilan disana selama 6 bulan,” pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler