Air Waduk Kedung Ombo Akhirnya Digelontorkan untuk Irigasi Melalui Bendung Sidorejo
Dani Agus
Senin, 17 Oktober 2016 11:45:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari pantauan di lapangan, air yang digelontorkan dari WKO sudah mengalir lancar melalui saluran primer. Bahkan, sebagian air juga sudah dipecah menuju saluran sekunder dan tersier yang langsung melalui areal persawahan.
“Sesuai kesepakatan antara pihak rekanan dan petani, pasokan air mulai masuk tanggal 15 Oktober kemarin untuk persiapan musim tanam I. Meski air masuk namun proses perbaikan saluran tetap bisa dilakukan. Jadi, antara petani dan rekanan sama-sama bisa saling koordinasi,” ungkap Jarwo, salah seorang pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Daerah Irigasi Sidorejo di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh.
Menurutnya, dengan sudah masuknya air ke areal sawah, sebagian petani mulai mempersiapkan lahan. Salah satunya membuat areal persemaian padi dan sebagian lain sudah mulai membajak sawah.
Sebelumnya, gelontoran air WKO melalui Bendung Sidorejo dijadwalkan per 1 Oktober. Namun, rencana ini akhirnya ditunda berdasarkan kesepakatan dengan para petani.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



