Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kalau punya uang sebanyak itu saya pasti tidak tinggal di sini. Rumah ini saja peninggalan mertua atau orang tua suami,” kata Istri Harno, Sutiyem (62), saat ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (21/10/2016).

Rumah yang ditempati keluarga Harno ini berbentuk limasan dan ukurannya tidak begitu besar. Hampir semua dinding rumah terbuat dari papan dan didominasi cat warna biru. Di depan rumah terdapat sebuah musala kecil.

Perabotan yang ada di dalamnya sepintas juga tidak terlihat mewah. Kursi ruang tamunya terbuat dari kayu dan di situ juga terdapat sebuah lemari besar. Beberapa foto terpajang di dinding ruang tamu.“Di rumah ini saya tinggal dengan empat anak beserta empat orang cucu,” sambung istri Harno yang berasal dari Cilacap itu.

Ia mengaku, selama ini memang banyak tamu datang ke rumahnya, Namun, kedatangan tamu itu hanya sebatas mencari pengobatan. Sejauh ini, dia belum pernah tahu ada yang datang ke rumahnya untuk mengandakan uang. Apalagi nilainya sampai Rp 30 miliar.

“Makanya, kami semua kaget dan prihatin dengan adanya kasus itu. Saya berharap agar bapak sabar menghadapai cobaan. Besok lusa, kami rencananya mau jenguk ke Semarang,” imbuhnya.
Selain pihak keluarga, tetangga Harno juga merasa kaget saat mendengar kabar tersebut melalui televisi. Para tetangga merasa tidak yakin karena selama ini, sosok Harno dikenal cukup baik.“Pak Harno memang dikenal sebagai orang pintar, karena punya kemampuan supranatural dalam hal pengobatan. Terus terang saya tidak yakin kalau Pak Harno bisa terkena masalah penggandaan uang,” kata tetangganya yang enggan namanya dikutip tersebut.Para tetangganya memang mengakui jika sering ada tamu yang datang ke rumah Harno. Selain dari warga sekitar, tamu yang datang ada juga dari luar kota.Untuk diketahui, Harno diamankan anggota Direktorat Reserse Krimimal Umum Polda Jateng dengan dugaan penipuan pengandaan uang. Modusnya dengan menjanjikan pengandaan uang sebesar Rp 15 juta sampai Rp 20 juta menjadi Rp 20 miliar. Jumlah korban diperkirakan mencapai 157 orang dengan total kerugian mencapai Rp 30 miliar.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler