Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Jumlah pendaftar sudah fix, ada 63 peserta. Rencananya, turnamen digelar dua hari, 25-26 Oktober," kata Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono, usai temu teknik.

Turnamen voli yang digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Turnamen ini digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan.

Mengingat pesertanya cukup banyak dan waktunya hanya dua hari, maka pihak panitia akan menambah lapangan pertandingan. Yakni, satu lapangan voli outdoor di belakang GOR. "Kalau hanya pakai dua lapangan yang di dalam GOR tidak mencukupi. Makanya, kita tambah satu lapangan lagi. Yang main di luar nanti hanya tim putra karena jumlah pesertanya banyak, ada 40 tim," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Karsono menyatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan selain sepak bola. Terbukti, dalam setiap event selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.
Dalam kesempatan itu, Karsono menyatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan selain sepak bola. Terbukti, dalam setiap event selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.Menurutnya, sejauh ini, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi. Baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu.“Munculnya prestasi ini berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda,” imbuh Kasi Pembinaan Olahraga Eko Priyono.Selain prestasi, lanjutnya, dengan olahraga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler