Peringati Hari Pangan Sedunia, Umat Katolik di Grobogan Gelar Bazaar Makanan
Dani Agus
Minggu, 23 Oktober 2016 16:00:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Ada 36 stand dalam bazaar kali ini. Terdiri, 26 stand lingkungan dari beberapa kecamatan dan 10 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di sini,” kata Lasino, panitia bazaar.
Dalam peringatan ini, pihaknya mengambil tema ”Pangan Sehat, Keluarga Sehat”. Tema ini tepat karena untuk menciptakan keluarga yang sehat, salah satunya dengan menyediakan makanan yang sehat.
”Makanan yang tersedia dalam bazaar ini adalah menu tradisional. Bahan makanan dibuat dari hasil kebun yang ada di rumah masing-masing. Karena memang itulah yang ingin kita wujudkan, memasyarakatkan kembali pangan tradisional,” kata Karsono Joni, panitia lainnya.
Acara bazaar memperingati Hari Pangan Sedunia itu dibuka Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Grobogan Lilik Agung Setiawan. Menurut Lilik, pihaknya mengapresiasi adanya bazaar makanan tradisional tersebut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



