Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Benda yang ditemukan Busroni ini bentuknya cincin emas dan ada batu akik warna merah hati. Cincin emas itu beratnya 10 gram dengan kadar emas 85 persen atau setara 23 karat. “Cincin ini dipastikan ada kandungan emasnya karena sudah pernah saya cek ke tempat penjualan perhiasan,” katanya.

Selain kandungan emas yang tinggi, batu akik dalam cincin itu juga cukup unik. Yakni, jika diperhatikan dengan teliti, ada motif semacam gambar binatang mitologi yang terlihat. Ada yang mengatakan gambar itu mirip bentuk kambing.

Gambar yang terlihat itu bukan berasal dari ukiran di batu akik. Soalnya, jika dipegang, batu akik itu tampak halus dan rata. Tidak ada bekas goresan sama sekali.

Busroni mengaku sudah memiliki cincin itu cukup lama, lebih dari satu tahun lalu. Cincin itu ditemukan sekitar 500 meter di sebelah barat lokasi penemuan bangunan kuno dari batu bata yang bentuknya mirip pondasi.
“Penemuan itu terjadi kebetulan saja. Ceritanya, saya waktu itu sedang berteduh di bawah pohon di pinggiran sawah dan melihat ada benda berkilau. Setelah saya ambil ternyata cincin ini. Kemungkinan, ini dulu milik bangsawan yang tinggal di kerajaan sini,” jelasnya.Menurut Busroni, cincin tersebut sudah pernah ditawar orang Rp 50 juta. Tetapi tidak diberikan lantaran dia tidak berniat untuk menjualnya. “Cincin ini adalah salah satu bukti sejarah di sini yang tidak ternilai harganya. Jadi, tidak akan saya jual,” cetusnya.Baca juga :Ada 4 Era Peradaban Kuno yang Ditemukan di BanjarejoEditor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler