Ini Penemuan Terbaru di Banjarejo Grobogan Jelang Launching Desa Wisata
Dani Agus
Jumat, 28 Oktober 2016 07:43:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Fosil langka ini ukurannya lumayan besar. Panjang antarujung tanduk mencapai 80 cm. Kemudian tinggi tulang bagian kepala mencapai 25 cm dengan lebar 20 cm. Sedangkan panjang tiap tanduk sekitar 45 cm.
“Fosil ini saya temukan Selasa (25/10/2016) di areal kebun yang ada di Dusun Peting. Fosil banteng ini terpendam dalam tanah dengan kedalaman sekitar 2 meter,” ungkap Kaur Kesra Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo Budi Setyo Utomo selaku penemu fosil banteng purba tersebut.
Menurut Budi, sebenarnya masih ada beberapa lokasi yang teridentifikasi ada fosil di dalamnya. Hanya saja, fosil tersebut belum sempat digali karena masih sibuk mempersiapkan acara grand launching Desa Wisata Banjarejo kemarin.
“Rencananya, semua fosil itu akan kita perlihatkan saat peresmian desa wisata. Namun, waktu dan tenaganya tidak memungkinkan. Sementara baru fosil kepala banteng ini yang bisa kita angkat,” kata pria yang dijuluki profesor fosil oleh warga Banjarejo lantaran sudah seringkali menemukan fosil hewan purba itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



