Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Alasan lainnya, banyaknya orang dari luar daerah yang selama ini berkunjung ke desanya. Tepatnya, orang yang berziarah di Makam Ki Ageng Tarub dan petilasan Bondan Kejawen.

“Dengan melihat potensi ini saya punya ide untuk membuat sebuah kebun buah. Sasaran utama pengunjung kebun adalah para peziarah di Makam Ki Ageng Tarub yang kebetulan jaraknya cukup dekat dari sini,” kata pria 43 tahun itu.

Setelah belimbing itu berbuah, pengunjung mulai datang ke sana. Selain peziarah, banyak pelajar yang ke sana setelah pulang sekolah. Lambat laun, pengunjung yang datang terus bertambah.

Setiap hari, rata-rata ada 50 pengunjung yang datang. Kalau hari Minggu atau libur, jumlah pengunjung bisa naik tiga kali lipat. Selain pengunjung biasa, lokasi tersebut sudah beberapa kali digunakan untuk pengambilan foto prewedding.

Di areal kebun, pengunjung bisa memetik langsung buah belimbing di situ. Pengunjung bisa menikmati belimbing sambil duduk santai di gubug yang tersedia di kawasan tersebut. Untuk membeli belimbing di situ harganya Rp 13.000 per kilo.

‘’Di lokasi kebun, pengunjung juga bisa membeli bibit belimbing. Jika diperlukan, saya akan ajari cara tanam dan penanganan hamanya. Hasil penjualan belimbing, sebagian saya gunakan untuk melakukan inovasi dan ditabung untuk memperluas lahan,’’ ujar Winarto.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah membuat okulasi tiga jenis belimbing itu dalam satu pohon dan sudah berhasil. Saat ini ada beberapa pohon belimbing yang punya tiga rasa.Di samping itu, Winarto juga menyediakan sarana wifi gratis bagi pengunjung kebunnya. Adanya layanan internet menjadikan pengunjung makin bertah di situ. Satu prasarana lagi juga disediakan, yakni sebuah warung kecil tepat di tengah kebun.Warung ini untuk menyediakan aneka minuman, termasuk membuat jus belimbing buat pengunjung yang menginginkan. Di tempat ini, juga sediakan berbagai jenis buah lainnya buat pengunjung yang ingin makan rujak.“Saat ini saya sedang menyiapkan kebun lagi tetapi tanamannya bukan belimbing. Rencananya, akan ditanami papaya California dan Jambu,” imbuhnya.Baca juga :Mengenal Winarto, Tamatan Madrasah Ibtidaiyah yang Sukses Bikin Agrowisata di GroboganEditor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler