Status Siaga, 950 Personel Polres Grobogan Dilarang Izin Tinggalkan Tugas, Kecuali…..
Dani Agus
Kamis, 3 November 2016 10:00:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning menegaskan, terkait adanya aksi demonstrasi di Jakarta, seluruh anggota Polri dari Sabang sampai Merauke diharuskan siaga dan mengupayakan terciptanya suasana kondusif di wilayah kerjanya. Terkait kondisi itu, semua anggotanya dilarang izin karena harus bersiaga penuh.
“Semua anggota Polres Grobogan yang jumlahnya sekitar 950 orang dilarang izin untuk meninggalkan tugas. Permintaan izin hanya diberikan untuk satu hal khusus. Yakni, (mohon maaf), apabila ada orang tua, keluarga atau saudaranya yang meninggal dunia. Selain alasan itu tidak ada izin,” tegas Agusman.
Ia menyatakan, situasi kamtibmas di Grobogan sejauh ini masih tetap kondusif. Hingga saat ini, belum ada laporan adanya pengerahan warga Grobogan untuk melakukan unjuk rasa ke Jakarta.
Disinggung munculnya kabar jika Jumat besok akan ada aksi damai berupa penggalangan tanda tangan mendukung demo di Jakarta, Agusman menegaskan, sejauh ini belum ada pemberitahuan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



