Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Acara nyerat Alquran dibuka dengan penyampaian tata cara penulisan, kemudian dilanjut penulisan mushaf 999 santri santriwati. Setelah itu, sholawat Asnawiyah dan Qudsiyah, dan diakhiri ikrar gusgijang.
Muhammad Ihsan Ketua panitia dan ketua alumni Qudsiyah mengatakan ada sekitar 999 santri dan santriwati yang mengikuti acara nyerat Alquran. Mereka terdiri dari 333 santri putra dan 666 santri putri yang berasal dari 13 pondok pesantren di Kabupaten Kudus.
"Hasil nyerat Alquran itu yang paling bagus akan dipamerkan di Festival Istiqlal 24 Mei mendatang, " ungkapnya kepada MuriaNewsCom, Selasa (8/5/2018).
[caption id="attachment_142016" align="aligncenter" width="650"]
Sebanyak 999 santri santriwati saat mengikuti acara nyerat Alquran dalam rangka festival Alquran pameran khazanah Islam Nusantara parade Benteng Pancasila, di masjid Al Aqso Menara Kudus, Selasa (8/5/2018). (MuriaNewsCom/Dian Utoro Aji)[/caption]Ia menyebutkan jumlah 999 memiliki arti yang unik. Karena angka tersebut menurutnya angka yang luar biasa.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



