Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari pantauan MuriaNewsCom, ada puluhan warga yang ikut membersihkan Musala Nurul Ajib Ploso Kudus itu. Diawali dengan briefing untuk membagi anggota dan warga menjadi lima tim, mereka terlihat begitu kompak.

Tak ada saling iri akan pekerjaan. Mereka bahu membahu membersihkan tempat ibadah dengan penuh canda dan tawa. Padaha, rentan waktu untuk sekali membersihkan musala butuh waktu 4 hingga 8 jam.

Ketua Komunitas RRM Kudus Najib Himmawan mengatakan, bersih-bersih Musala Nurul Ajib ini dimulai pukul 19.30 WIB malam.  Tepatnya, setelah jemaah melaksanakan salat isya’.

”Sebelum menentukan masjid mana yang menjadi lokasi bersih-bersih, biasanya kami survei dulu. Kebetulan musala ini yang terpilih," katanya kepada MuriaNewsCom, Senin (14/5/2018).
Najib menjelaskan, untuk membersihkan masjid atau musala, waktu dan tenaga yang diperlukan dapat disesuaikan. Jika masjid kapasitas kecil akan diambil waktu giat pada hari Jumat. Sedangkan, kalau besar pada hari Minggu.Diterangkannya, komunitas itu merupakan komunitas independen non profit dan bukan dari salah satu golongan. Mereka terbuka menerima anggota dari semua kalangan masyarakat yang tergerak ingin ikut memberdayakan masjid."Kami baru berdiri sekitar empat bulan lalu. Awal mula pembentukannya terinspirasi dari komunitas serupa di Kabupaten Tegal. Saat ini di daerah lain seperti Semarang, Jepara, Pemalang juga sudah ada komunitasnya," ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler