Balai Pusdataru Seluna Cek Batu Sungai Rahtawu yang Dicat Warna-Warni, Ini Hasilnya
Dian Utoro Aji
Senin, 16 Juli 2018 18:57:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kasi pengendalian dan pendayaan gunaan balai Pusdataru Seluna Syam Sahida Ali Mustofa melakukan pemanggilan kepada pihak pengelola wisata. Pemanggilan tersebut untuk melakukan pembinaan kepada para pengelola wisata.
Dikatakan Syam Sahida, untuk wisata seperti Rahtawu yang dijual yakni alaminya. Sehingga kelestarian objek wisata untuk tetap dijaga. Diharapkan nantinya pengelola untuk segera mengembalikan batu yang dicat kebentuk alaminya.
"Ini kan kelihtannya cat tembok, sehingga bisa dengan air. Cat itu kan juga merusak lingkungan, meskipun batu kelihatan bagus, namun ada biota lain. Khawatirnya, itu (pengecatan) akan mematikan biota yang ada di sungai," papar dia.
Baca Juga:
- Batu Sungai Rahtawu Dicat Warna-Warni, Banjir Kecaman dari Warganet
- Pengecatan Batu Warna-warni di Sungai Rahtawu Kudus Tak Izin Pemdes, Ini Kata Pengelola
- Batu Sungai Rahtawu Dicat Warna-warni, Netizen Galakan Petisi ke Menteri dan Gubernur
- Batu Sungai Rahtawu Dicat Warna-warni, Netizen Galakan Petisi ke Menteri dan Gubernur
- Cat Warna-warni di Bebatuan Sungai Rahtawu Akhirnya Dihapus, Begini Caranya
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



