Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Nominalnya untuk satu emas akan kami beri bonus Rp 1,5 miliar. Ini bonus tertinggi sepanjang sejarah. Klasemen ditentukan emas. Emas yang jadi motivasi atlet untuk bisa raihan itu," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Menpora Imam Nahrawi saat berziarah makam kerabatnya di pemakaman umum Kaliputu Kudus, Rabu (25/7/2018) sore.

Ia mengatakan, untuk pemberian bonus sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya. Seperti di Sea Games Kuala Lumpur, Sea Games Singapura,  dan Olimpiade. Dikatakan dia, bonus maupun uang saku juga sudah diberikan.

"Tidak ada istilah janji. Kami tepati semuanya, uang sakunya, sampai bonusnya," tuturnya.

Saat ini para atlet sepenuhnya sudah siap melakoni perhelatan Asian Games. Mereka juga sudah siap bertanding pada tanggal 18 Agustus mendatang.
"Seperti yang dilakukan Lalu Muhammad Zohri. Ini perlu semangat dan motivasi lebih untuk teman tandingnya itu. Bukan lagi yang ikut di usia 20, tapi senior yang dari catatan waktu lebih cepat dari Zohri. Kita punya keyakinan dan Zohri punya harapan yang terbaik untuk Indonesia," papar Imam.Oleh karena itu, selaku tuan rumah Asian Games, pemerintah menargetkan masuk 10 besar Asia dengan perolehan 16 medali emas."Akhirnya kami beri target 10 besar. Itu target dari pemerintah yang harus dipenuhi semua cabang olahraga," tandasnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler